Daftarkan Email dan Nama Anda Untuk Mendapatkan

"Promo Alert" Click Here...!

*Anda Akan menerima info update kartu kredit apa saja yang mengadakan promo

Posts tagged "Tarik Tunai Kartu Kredit"

Tarik Tunai Kartu Kredit

Tarik tunai kartu kredit adalah salah satu fitur yang diberikan kepada pemegang kartu selain untuk penggunaan dalam transaksi pembelanjaan. Karena sifatnya cash money, pihak bank memberikan bunga yang berbeda jika si pemegang kartu melunasi pinjaman dengan cicilan. Umumnya, bunga yang dikenakan jauh lebih tinggi dari pada bunga untuk pembelanjaan biasa dengan menggunakan merchant.

 

Besarnya biaya yang diberlakukan pada tarik tunai kartu kredit umumnya sekitar 4% atau rp. 50.000,- tergantung mana yang lebih besar. Artinya jika anda melakukan transaksi sekitar rp 200.000,- misalnya maka biaya yang dikenakan akan sebesar rp 50.000,- bukan 4% dari transaksi.

 

Limit tarik tunai kartu kredit melalui atm juga dibatasi oleh pihak bank dalam artian bahwa anda hanya dapat menarik uang tunai dalam jumlah kurang dari limit yag ditentukan. Umumnya bank memberikan limit yang berbeda-beda ataupun berkisar 60% dari pagu limit yang disediakan. Misalnya limit kartu kredit anda rp 5.000.000,- berarti anda hanya bisa mengambil tunai sekitar rp3.000.000,-

 

Mengapa hal ini diberlakukan oleh pihak bank? Tujuan diberikannya fasilitas kartu kredit bagi nasabah yang terutama adalah memudahkan para pengguna untuk melakukan berbagai transaksi tanpa harus repot untuk membawa uang tunai. Nasabah juga diberikan kemudahan untuk mencicil dengan bunga yang tidak terlalu tinggi. Walau memang tidak ada aturan khusus yang melarang para nasabah untuk melakukan transaksi tarik tunai kartu kredit. Selain itu, jika pengguna kartu kredit sering melakukan tarik tunai, akan memberikan history yang buruk sehingga menyulitkan untuk pengajuan kartu kredit lainnya.

 

Saat ini banyak sekali merchant nakal yang menawarkan jasa tarik tunai kartu kredit tanpa harus membebani nasabah dengan biaya penarikan sampai bunga yang cukup tinggi. Jasa ini sebenarnya tidak diperbolehkan oleh pihak bank manapun. Untuk mencegah hal-hal yang justru menyebabkan kerugian bagi pihak nasabah, saat ini pihak bank melakukan analisa di setiap merchant yang memiliki jumlah transaksi yang tidak normal. Misalnya adalah adanya kejadian merchant yang hanya menyediakan kebutuhan primer namun nilai transaksinya tinggi, mengindikasikan terjadi transaksi tarik tunai kartu kredit.

1 comment - What do you think?
Posted by Dax - April 25, 2012 at 7:41 am

Categories: Artikel Penting Kartu Kredit, Harus Baca   Tags: ,