Kartu Kredit Dengan Bunga Rendah

Kartu Kredit Dengan Bunga Rendah

 

Dengan banyaknya jenis kartu kredit yang ditawarkan oleh dari bank penerbit bukan menjadi satu hal yang tidak membutuhkan pertimbangan untuk memilikinya. Terlebih, dengan adanya peraturan Bank Indonesia tentang jumlah kepemilikan kartu yang mau tidak mau harus disikapi dengan bijak. Sementara di sisi Bank itu sendiri memberikan berbagai promosi yang menarik adalah senjata utama dalam menarik calon nasabah untuk mengajukan aplikasi.

 

Sebagai konsumen yang bijak, mengetahui secara pasti tentang seluk beluk dari kartu kredit itu sendiri adalah langkah yang bijak guna terhindar dari penggunaan yang dapat menjerumuskan kepada keuangan keluarga. Ada berbagai media yang bisa dijadikan sebagai referensi seperti surat kabar, majalah hingga situs di internet yang memberikan tips dan panduan secara gratis tentang kartu kredit itu sendiri.

 

Salah satu hal yang sering dijelaskan dengan cukup detail adalah pentingnya memperhitungkan suku bunga yang diberikan oleh pihak bank penerbit. Biasanya, suku bunga yang diterbitkan oleh bank lokal lebih rendah dibandingkan dengan bank asing yang membuka kantor cabang di Indonesia. Baik itu untuk pembelanjaan hingga penarikan uang tunai melalui ATM.

 

Penyebab seseorang menjadi terlilit hutang yang seakan tidak ada habisnya adalah ketidaktahuan dalam hal tingkat bunga kartu kredit yang diberlakukan. Sistem bunga berbunga adalah satu metode yang kerap dilakukan yang bila tidak disiasati dengan bijak justru akan mencekik si pemegang kartu. Terlebih jika tidak disiplin dalam melakukan pembayaran maka sudah dapat dipastikan akan terjadi persoalan yang cukup besar pada keuangan.

 

Bank Indonesia sendiri akan menurunkan suku bunga kartu kredit di tahun 2013 nanti sebesar 2,95% untuk semua transaksi yang dilakukan baik belanja maupun tarik tunai. Ini dilakukan sebagai efek positif diberlakukannya pengawasan jumlah kartu yang dapat dimiliki oleh seorang nasabah. Sehingga, dengan demikian, diharapkan nanti mereka tidak akan menjadi konsumerisme tinggi.

 

Meskipun demikian, bukan berarti nasabah menjadi terlena dengan kemudahan tersebut mengingat bunga kartu kredit akan semakin memberatkan untuk urusan pelunasan hutang. Untuk itu, peran aktif dalam memillih yang sesuai dengan kebutuhan akan membuat sifat konsumtif tidak akan terjadi.